Dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, seddiam nonumy eirmod tempor. invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadip- scing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur.
 

"Barbossa" Bajak Laut Muslim Yang Terkenal



Selama ini, ada anggapan bahwa Barbarossa si JANGGUT MERAH adalah 'BAJAK LAUT" yang terbesar dan ditakuti di Eropa pada abad pertengahan.Tapi, Berapa banyak yang mengetahui bahwa ia sesungguhnya adalah seorang Muslim dan seorang mujahid Islam.
Khairuddun lahir dan dibesarkan di Pulau LESBOS, di wilayah Turki. Ayahnya bernama Ya'qub bin Yusuf adalah veteran laskar Utsmaniyah dan mantan anggota satuan SIPAHI yang menetap di pulau itu. Ia mempunyai empat orang anak yaitu Ishak, Aruj, Khauruddin, dan Ilyas. Aruj adalah wakil Daulah Utsmani yang memiliki sebuah kapal perang yang bersenjata lengkap. Pada saat itu pihak Kristen melakukan RECONQUISTA atau "Penaklukan Kembali" daerah-daerah di Spanyol dan Afrika Utara. Pada saat itulah Barbarossa bersaudara hidup dan mendapat julukan BAJAK LAUT dari pihak Kristen, padahal pada saat yang sama sejarah menunjukkan ordo KRISTEN KNIGHTS OF RHODES juga melakukan aksi bajak laut Namun mereka tak pernah dijuluki bajak laut. Mendengar julukan itu, Barbarossa hanya tersenyum dan berkata : "Jika yang dumaksud dengan bajak laut adalah seorang yang berjuang membela negri-negri Muslim, menyelamatkan kaum Muslimin yang tertindas, serta memerangi orang-orang yang memusuhi agama ALLAH, biarlah seluruh dunia mengetahui bahwa saya seorang bajak laut.

                                                      Daerah kekuasaan barbarossa

" Bekerjasama dengan penguasa Tunisia, Sultan ABU ABDILLAH MUHAMMAD, Barbarossa bersaudara diberikan sebuah pulau sebagai pangkalan laut mereka. Pulaum itu adalah Pulau Jarbah yang terletakdi teluk Gabes. Sebagai imbalannya, Tuinisia mendapatkan seperlima pampasan perang (Ghanimah) dari Barbarossa bersaudara. Selama berpangkalan di Pulau Jarbah, Aruj dan Khairuddin berhasil mengamankan pesisir Afrika Utara dari ancaman Kristen Eropa. Mereka berhasil pula menyelamatkan banyak pengungsi muslim yang melarikan diri darikekejaman inkuisisi Spanyol. Sebagian dari kaum pelarian itu ikut bergabung dan berjuang bersama Barbarossa bersaudara menghadapi Spanyol dan Portugis. Pad tahun 1512 - 1514 mereka berhasil membebaskan Jijel (Jaijil, tahun 1516, Bajaia (Bajayah) berhasil dibebaskan, pada tahun itu juga ALJIR dapat dikuasai,pada tahun itu juga ALJAZAIR berhasil dikuasai oleh Barbarossa bersaudra. Antara tahun 1516 - 1518, Aruj menjadi penguasa Aljazair.

0 komentar:

Poskan Komentar

Search

Arsip

dolor sit amet

GET UPDATE VIA EMAIL
Dapatkan kiriman artikel terbaru langsung ke email anda!